• Catatanku dari novel ringan Aku Dimanjakan Tetanggaku yang Seperti Malaikat Jilid 3 Bab 9

    • Menggelung.
    • Tipo “kelurganya” pada halaman 177.
  • Catatanku dari novel ringan Aku Dimanjakan Tetanggaku yang Seperti Malaikat Jilid 3 Bab 8

    • Kebanyakan kata “sekalian” dalam satu kalimat pada halaman 135.
    • Tabiat.
    • Tipo “sepert” pada halaman 146.
  • Catatanku untuk novel ringan Aku Dimanjakan Tetanggaku yang Seperti Malaikat Jilid 3 Bab 7

    • Golden Week.
    • Tipo “liburaan” pada halaman 128.
    • Aku baru tahu ternyata “resleting” itu tak baku, yang baku adalah “ritsleting”.
  • Catatanku untuk novel ringan Aku Dimanjakan Tetanggaku yang Seperti Malaikat Jilid 3 Bab 6

    • Pinta.
    • Akal bulus.
    • Memekik.
    • Tipo “maaf-maf” pada halaman 107.
  • Catatan dari novel ringan Aku Dimanjakan Tetanggaku yang Seperti Malaikat Jilid 3 Bab 5

    • Tipo “logi” halaman 86.
    • Susahnya, kalau ada apa-apa, semisal ngambek, harus ditebak, jir, yah, meski akhirnya Mahiru ngode-ngode, sih.
  • Baru baca judul episodenya saja sudah gemes banget.

  • Sekelas NASA saja terkena imbas Microsoft. Cukup mengejutkan juga ternyata NASA pakenya Windows.

  • Pikiran mengganggu saat membaca novel ringan Aku Dimanjakan Tetanggaku yang Seperti Malaikat Jilid 3 Bab 4

    • Golden retriever.
    • Tipo “benr” halaman 73.
    • Memang ada kosakata “mengambek”, ya? Biasanya yang kutemui “ngambek”. Kayaknya itu bentuk bakunya.
    • Masa blak-blakan tanya “kamu ngambek” gitu, sih?
    • Kenapa untuk memulai mereka tak mengajak Chitose saja saat awal-awal Mahiru dan Amane ingin mulai berinteraksi? Dengan begitu orang-orang tak akan curiga karena Chitose akrab dengan Mahiru dan Amane. Jadi Chitose seperti menjembatani mereka.
  • Anjir, seru banget ternyata. Cerita kayak gini jarang kutemui, romansa yang gak kehalang tingkatan, gak takut sama reaksi temen”nya—meski awalnya juga di sini juga gitu, sih. Tapi oke, loh, dalam waktu dekat mereka bisa saling terbuka. Ah, nyesel baru nonton sekarang.

  • Aku aslinya kurang sreg sama heroine-nya, tapi aku mencoba menantang diriku untuk menonton ini karena aku tak mau peduli dengan heroine-nya mau seperti apa. Parah juga nonton anime tergantung heroine wkwk.