Kenapa, ya, Kredit Lagu Pembuka pada Anime ditulis 「オープニングテーマ」 (Openingu Thema)?
Saat ini, aku sedang memelajari bahasa Jepang, alasannya sederhana: Karena aku ingin menikmati konten Jejepangan. Memang alasan yang cukup klasik dan konyol, tapi aku memulai “misi” ini bukan karena sok-sok-an biar keren atau semacamnya, melainkan karena imbas terjemahan lokal yang sepertinya semakin hari semakin mengandalkan akal imitasi alih-alih terjemahan manusia. Terjemahan akal imitasi sebenarnya kalau diperhatikan, sih, tak ada yang salah, cuma bagian yang kurang adalah terkadang terjemahan akal imitasi tak paham konteks, inkonsisten, dan kurang efisien—omong-omong, sudah kubahas di artikel sebelumnya.
Dengan berlandaskan itu, aku pun mulai mengumpulkan niat dengan harapan bisa memahami bahasa Jepang secara mandiri tanpa melibatkan terjemahan lokal yang kurang memuaskan untukku.
Karena saat ini aku sedang seperti di fase semangat-semangatnya—yang sebentar lagi terjun ke lembah keputusasaan—mempelajari bahasa Jepang, aku jadi mulai memerhatikan kredit pada lagu pembuka dan penutup—meski sebagian besar, tak terbaca, sih—dan mendapati sesuatu yang janggal, “Kenapa, ya, Kredit Lagu Pembuka pada Anime ditulis 「オープニングテーマ」 (Openingu Thema)?”
Sejauh pengetahuanku saat ini, kata bahasa inggris yang berakhiran “e” akan diserap katakana menjadi akhiran “u”, contohnya: Kata “time” menjadi 「タイム」 (TAIMU), dan kata “lime” menjadi 「ライム」 (RAIMU). Nah, terus kenapa kata “theme” diserap katakana malah menjadi テーマ (Thema)?
Usut-punya-usut ternyata kata 「テーマ」 (Thema) tidak diserap dari bahasa Inggris, melainkan dari bahasa Jerman1 “Thema”. Jadi pada zaman Meiji, mereka banyak menyerap istilah dari bahasa Jerman karena bahasa Jerman saat itu punya pengaruh yang kuat pada akademik dan musik karena pada abad itu, jerman merupakan pusat ilmu pengetahuan dunia.
Yah, sebenarnya tak cukup aneh karena terserah mereka mau menyerap bahasa dari mana, tapi itu tak berlaku hingga mereka mencampurkannya pada kata bahasa Inggris 「オープニング」 (Openingu) yang membuatku salah mengira kalau 「テーマ」 (Thema) diserap dari bahasa Inggris “Theme”. Namun, mau dignati pun sepertinya mustahil karena kata 「テーマ」 (Thema) sudah menjadi kebiasaan dan kalau diterapkan bisa-bisa bentrok dengan kata yang hampir berbunyi sama, 「チーム」 (Chiimu).